Gambut di Banjar
Banjar punya sekitar 2.718 ha lahan gambut menurut peta Kementerian Pertanian, atau 0,6% dari luas wilayahnya.
Ketebalan dan fungsi
Peta Fungsi Ekosistem Gambut KLHK skala 1:50.000 sudah memetakan 899 ha gambut di sini. 0 ha berfungsi lindung, umumnya karena gambutnya lebih tebal dari 3 meter, dan 899 ha berfungsi budidaya. Lapisan gambut paling tebal yang tercatat mencapai 2,5 meter.
| Kelas | Luas | Porsi |
|---|---|---|
| Dangkal (0,5โ1 m) | 596 ha | 66,3% |
| Sedang (1โ2 m) | 297 ha | 33% |
| Dalam (2โ3 m) | 6 ha | 0,7% |
Kesatuan Hidrologis Gambut (KHG)
Wilayah ini bersinggungan dengan 1 KHG yang batasnya sudah dipetakan rinci. KHG adalah satu kesatuan ekosistem gambut di antara dua sungai, atau antara sungai dan laut, yang pengelolaannya diatur PP 57/2016.
Kebakaran di lahan gambut
Sejak 2012, satelit VIIRS mencatat 1.632 deteksi titik panas di lahan gambut wilayah ini. Tahun terparah adalah 2015 dengan 668 deteksi.
Sejak 7 Oktober 2026: 7 kebakaran terkonfirmasi di lahan gambut, dari pemantauan enam sensor satelit yang dimulai hari itu.
Saat ini ada 10 kebakaran aktif di wilayah ini, 1 di antaranya di lahan gambut.
Kerawanan resmi
Peta Rawan Kebakaran Hutan dan Lahan KLHK (1:250.000)
| Sangat tinggi | 194,7 ribu ha | 41,2% |
| Tinggi | 232,7 ribu ha | 49,3% |
| Sedang | 40,9 ribu ha | 8,7% |
| Rendah | 4.146 ha | 0,9% |
Diperbarui 16 Oktober 2026.