Gambut Intelijen

Gambut di Asmat

Asmat punya sekitar 371,6 ribu ha lahan gambut menurut peta Kementerian Pertanian, atau 14,9% dari luas wilayahnya.

Buka di peta

Ketebalan dan fungsi

Peta Fungsi Ekosistem Gambut KLHK skala 1:50.000 sudah memetakan 62,2 ribu ha gambut di sini. 368 ha berfungsi lindung, umumnya karena gambutnya lebih tebal dari 3 meter, dan 61,8 ribu ha berfungsi budidaya. Lapisan gambut paling tebal yang tercatat mencapai 6 meter.

KelasLuasPorsi
Dangkal (0,5โ€“1 m)37,1 ribu ha59,7%
Sedang (1โ€“2 m)21,1 ribu ha34%
Dalam (2โ€“3 m)3.606 ha5,8%
Sangat dalam (> 3 m)368 ha0,6%

Kesatuan Hidrologis Gambut (KHG)

Wilayah ini bersinggungan dengan 3 KHG yang batasnya sudah dipetakan rinci. KHG adalah satu kesatuan ekosistem gambut di antara dua sungai, atau antara sungai dan laut, yang pengelolaannya diatur PP 57/2016.

Kebakaran di lahan gambut

Sejak 2012, satelit VIIRS mencatat 312 deteksi titik panas di lahan gambut wilayah ini. Tahun terparah adalah 2015 dengan 159 deteksi.

2012: 4122013: 31132014: 5142015: 159152016: 3162017: 6172018: 21182019: 21192020: 7202021: 4212022: 5222023: 38232024: 6242025: 225
Deteksi titik panas VIIRS di lahan gambut per tahun

Sejak 7 Oktober 2026: 6 kebakaran terkonfirmasi di lahan gambut, dari pemantauan enam sensor satelit yang dimulai hari itu.

Saat ini tidak ada kebakaran aktif yang terkonfirmasi di wilayah ini.

Kerawanan resmi

Peta Rawan Kebakaran Hutan dan Lahan KLHK (1:250.000)

Sangat tinggi2.191 ha0,1%
Tinggi243,7 ribu ha9,7%
Sedang1,82 juta ha72,7%
Rendah434,9 ribu ha17,4%

Diperbarui 16 Oktober 2026.