Gambut di Merauke
Merauke punya sekitar 80,3 ribu ha lahan gambut menurut peta Kementerian Pertanian, atau 1,8% dari luas wilayahnya.
Ketebalan dan fungsi
Peta Fungsi Ekosistem Gambut KLHK skala 1:50.000 sudah memetakan 498 ha gambut di sini. 0 ha berfungsi lindung, umumnya karena gambutnya lebih tebal dari 3 meter, dan 498 ha berfungsi budidaya. Lapisan gambut paling tebal yang tercatat mencapai 2 meter.
| Kelas | Luas | Porsi |
|---|---|---|
| Dangkal (0,5–1 m) | 300 ha | 60,2% |
| Sedang (1–2 m) | 198 ha | 39,8% |
Kesatuan Hidrologis Gambut (KHG)
Wilayah ini bersinggungan dengan 9 KHG yang batasnya sudah dipetakan rinci. KHG adalah satu kesatuan ekosistem gambut di antara dua sungai, atau antara sungai dan laut, yang pengelolaannya diatur PP 57/2016.
- KHG.91.01.01
- KHG.91.01.02
- KHG.91.01.04
- KHG.91.01.06
- KHG.91.01.07
- KHG.91.01.08
- KHG.91.01.09
- KHG.91.01.11
- KHG.91.01.16
Kebakaran di lahan gambut
Sejak 2012, satelit VIIRS mencatat 4.632 deteksi titik panas di lahan gambut wilayah ini. Tahun terparah adalah 2015 dengan 1.352 deteksi.
Sejak 7 Oktober 2026: 136 kebakaran terkonfirmasi di lahan gambut, dari pemantauan enam sensor satelit yang dimulai hari itu.
Saat ini ada 350 kebakaran aktif di wilayah ini, 7 di antaranya di lahan gambut.
Kerawanan resmi
Peta Rawan Kebakaran Hutan dan Lahan KLHK (1:250.000)
| Sangat tinggi | 779 ha | 0% |
| Tinggi | 560,5 ribu ha | 12,7% |
| Sedang | 3,54 juta ha | 80,5% |
| Rendah | 289 ribu ha | 6,6% |
Diperbarui 16 Oktober 2026.