Gambut Intelijen

Gambut di Indragiri Hilir

Indragiri Hilir punya sekitar 892 ribu ha lahan gambut menurut peta Kementerian Pertanian, atau 66,4% dari luas wilayahnya.

Buka di peta

Ketebalan dan fungsi

Peta Fungsi Ekosistem Gambut KLHK skala 1:50.000 sudah memetakan 498 ribu ha gambut di sini. 310,7 ribu ha berfungsi lindung, umumnya karena gambutnya lebih tebal dari 3 meter, dan 187,3 ribu ha berfungsi budidaya. Lapisan gambut paling tebal yang tercatat mencapai 14 meter.

KelasLuasPorsi
Dangkal (0,5โ€“1 m)28,5 ribu ha5,7%
Sedang (1โ€“2 m)74,4 ribu ha14,9%
Dalam (2โ€“3 m)84,4 ribu ha16,9%
Sangat dalam (> 3 m)310,7 ribu ha62,4%

Kesatuan Hidrologis Gambut (KHG)

Wilayah ini bersinggungan dengan 11 KHG yang batasnya sudah dipetakan rinci. KHG adalah satu kesatuan ekosistem gambut di antara dua sungai, atau antara sungai dan laut, yang pengelolaannya diatur PP 57/2016.

Kebakaran di lahan gambut

Sejak 2012, satelit VIIRS mencatat 30.574 deteksi titik panas di lahan gambut wilayah ini. Tahun terparah adalah 2014 dengan 9.916 deteksi.

2012: 3.341122013: 3.930132014: 9.916142015: 3.958152016: 443162017: 239172018: 1.209182019: 6.270192020: 324202021: 245212022: 89222023: 263232024: 240242025: 10725
Deteksi titik panas VIIRS di lahan gambut per tahun

Sejak 7 Oktober 2026: 1 kebakaran terkonfirmasi di lahan gambut, dari pemantauan enam sensor satelit yang dimulai hari itu.

Saat ini tidak ada kebakaran aktif yang terkonfirmasi di wilayah ini.

Kerawanan resmi

Peta Rawan Kebakaran Hutan dan Lahan KLHK (1:250.000)

Sangat tinggi923,4 ribu ha68,7%
Tinggi279,3 ribu ha20,8%
Sedang132,7 ribu ha9,9%
Rendah5.268 ha0,4%

Diperbarui 16 Oktober 2026.