Gambut di Musi Rawas
Musi Rawas punya sekitar 6.425 ha lahan gambut menurut peta Kementerian Pertanian, atau 1% dari luas wilayahnya.
Ketebalan dan fungsi
Peta Fungsi Ekosistem Gambut KLHK skala 1:50.000 sudah memetakan 10,8 ribu ha gambut di sini. 605 ha berfungsi lindung, umumnya karena gambutnya lebih tebal dari 3 meter, dan 10,2 ribu ha berfungsi budidaya. Lapisan gambut paling tebal yang tercatat mencapai 5,5 meter.
| Kelas | Luas | Porsi |
|---|---|---|
| Sangat dangkal (< 0,5 m) | 7.279 ha | 67,6% |
| Dangkal (0,5โ1 m) | 898 ha | 8,3% |
| Sedang (1โ2 m) | 1.318 ha | 12,2% |
| Dalam (2โ3 m) | 669 ha | 6,2% |
| Sangat dalam (> 3 m) | 605 ha | 5,6% |
Kesatuan Hidrologis Gambut (KHG)
Wilayah ini bersinggungan dengan 2 KHG yang batasnya sudah dipetakan rinci. KHG adalah satu kesatuan ekosistem gambut di antara dua sungai, atau antara sungai dan laut, yang pengelolaannya diatur PP 57/2016.
Kebakaran di lahan gambut
Sejak 2012, satelit VIIRS mencatat 495 deteksi titik panas di lahan gambut wilayah ini. Tahun terparah adalah 2015 dengan 210 deteksi.
Sejak 7 Oktober 2026: 3 kebakaran terkonfirmasi di lahan gambut, dari pemantauan enam sensor satelit yang dimulai hari itu.
Saat ini tidak ada kebakaran aktif yang terkonfirmasi di wilayah ini.
Kerawanan resmi
Peta Rawan Kebakaran Hutan dan Lahan KLHK (1:250.000)
| Sangat tinggi | 3.065 ha | 0,5% |
| Tinggi | 439,8 ribu ha | 69,6% |
| Sedang | 138,9 ribu ha | 22% |
| Rendah | 50,5 ribu ha | 8% |
Diperbarui 16 Oktober 2026.