Gambut Intelijen

Gambut di Ogan Komering Ilir

Ogan Komering Ilir punya sekitar 669,3 ribu ha lahan gambut menurut peta Kementerian Pertanian, atau 37,3% dari luas wilayahnya.

Buka di peta

Ketebalan dan fungsi

Peta Fungsi Ekosistem Gambut KLHK skala 1:50.000 sudah memetakan 4.282 ha gambut di sini. 26 ha berfungsi lindung, umumnya karena gambutnya lebih tebal dari 3 meter, dan 4.256 ha berfungsi budidaya. Lapisan gambut paling tebal yang tercatat mencapai 4 meter.

KelasLuasPorsi
Dangkal (0,5โ€“1 m)1.949 ha45,5%
Sedang (1โ€“2 m)2.030 ha47,4%
Dalam (2โ€“3 m)277 ha6,5%
Sangat dalam (> 3 m)26 ha0,6%

Kesatuan Hidrologis Gambut (KHG)

Wilayah ini bersinggungan dengan 3 KHG yang batasnya sudah dipetakan rinci. KHG adalah satu kesatuan ekosistem gambut di antara dua sungai, atau antara sungai dan laut, yang pengelolaannya diatur PP 57/2016.

Kebakaran di lahan gambut

Sejak 2012, satelit VIIRS mencatat 118.674 deteksi titik panas di lahan gambut wilayah ini. Tahun terparah adalah 2015 dengan 68.082 deteksi.

2012: 8.502122013: 131132014: 21.256142015: 68.082152016: 15162017: 48172018: 511182019: 11.196192020: 7202021: 59212022: 14222023: 8.689232024: 131242025: 3325
Deteksi titik panas VIIRS di lahan gambut per tahun

Sejak 7 Oktober 2026: 464 kebakaran terkonfirmasi di lahan gambut, dari pemantauan enam sensor satelit yang dimulai hari itu.

Saat ini ada 41 kebakaran aktif di wilayah ini, 23 di antaranya di lahan gambut dan 10 masih menyala.

Kerawanan resmi

Peta Rawan Kebakaran Hutan dan Lahan KLHK (1:250.000)

Sangat tinggi280,7 ribu ha15,6%
Tinggi1,32 juta ha73,6%
Sedang181,2 ribu ha10,1%
Rendah24 ha0%

Diperbarui 16 Oktober 2026.