Gambut Intelijen

Gambut di Tapanuli Tengah

Tapanuli Tengah punya sekitar 8.953 ha lahan gambut menurut peta Kementerian Pertanian, atau 3,8% dari luas wilayahnya.

Buka di peta

Ketebalan dan fungsi

Peta Fungsi Ekosistem Gambut KLHK skala 1:50.000 sudah memetakan 3.408 ha gambut di sini. 0 ha berfungsi lindung, umumnya karena gambutnya lebih tebal dari 3 meter, dan 3.408 ha berfungsi budidaya. Lapisan gambut paling tebal yang tercatat mencapai 3 meter.

KelasLuasPorsi
Sangat dangkal (< 0,5 m)1.310 ha38,4%
Dangkal (0,5โ€“1 m)1.095 ha32,1%
Sedang (1โ€“2 m)853 ha25%
Dalam (2โ€“3 m)150 ha4,4%

Kesatuan Hidrologis Gambut (KHG)

Wilayah ini bersinggungan dengan 2 KHG yang batasnya sudah dipetakan rinci. KHG adalah satu kesatuan ekosistem gambut di antara dua sungai, atau antara sungai dan laut, yang pengelolaannya diatur PP 57/2016.

Kebakaran di lahan gambut

Sejak 2012, satelit VIIRS mencatat 730 deteksi titik panas di lahan gambut wilayah ini. Tahun terparah adalah 2014 dengan 359 deteksi.

2012: 93122013: 47132014: 359142015: 30152016: 15162017: 30172018: 6182019: 9192020: 79202021: 10212022: 8222023: 6232024: 8242025: 3025
Deteksi titik panas VIIRS di lahan gambut per tahun

Sejak 7 Oktober 2026: 0 kebakaran terkonfirmasi di lahan gambut, dari pemantauan enam sensor satelit yang dimulai hari itu.

Saat ini tidak ada kebakaran aktif yang terkonfirmasi di wilayah ini.

Kerawanan resmi

Peta Rawan Kebakaran Hutan dan Lahan KLHK (1:250.000)

Sangat tinggi10,4 ribu ha4,5%
Tinggi117,9 ribu ha50,5%
Sedang91,8 ribu ha39,3%
Rendah11,5 ribu ha4,9%

Peta Rawan Banjir (1:50.000)

Tinggi7.165 ha3,1%
Menengah27,3 ribu ha11,7%
Rendah10 ha0%

Diperbarui 16 Oktober 2026.